Pelayanan Tetap Prioritas, RS Siti Aisyah Jelaskan Insiden Gangguan Listrik

Lubuklinggau – Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar terkait gangguan listrik yang terjadi pada Senin, 16 Maret 2026, pihak Rumah Sakit Siti Aisyah menyampaikan klarifikasi sebagai bentuk transparansi dan informasi kepada masyarakat.

Direktur RS Siti Aisyah, dr. Ravico Dwi Siregar melalui Humas Rumah Sakit, Yaser Wantera, menjelaskan bahwa gangguan tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama kondisi cuaca ekstrem.

“Pada saat kejadian, hujan deras yang disertai petir cukup mempengaruhi sistem kelistrikan, sehingga berdampak pada terjadinya pemadaman,” ujar Yaser.

Ia menyampaikan bahwa pihak rumah sakit sebelumnya telah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan guna mengantisipasi kondisi darurat. Namun, pada saat kejadian, beban listrik yang harus ditanggung melebihi kapasitas genset yang tersedia.

“Kami memiliki genset dalam kondisi standby. Namun saat dioperasikan, beban listrik yang harus ditanggung melampaui kapasitas yang ada, sehingga terjadi gangguan pada sistem,” jelasnya.

Meski menghadapi kendala tersebut, pihak rumah sakit memastikan bahwa pelayanan kepada pasien tetap menjadi prioritas utama. Berbagai langkah penanganan dilakukan agar layanan medis, khususnya yang bersifat darurat, tetap berjalan.

“Kami tetap mengutamakan pelayanan kepada pasien dan berupaya semaksimal mungkin agar layanan penting tetap dapat berjalan,” tambahnya.

Sebagai langkah ke depan, pihak rumah sakit akan melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan cadangan, termasuk mempertimbangkan peningkatan kapasitas genset guna mengantisipasi kejadian serupa serta bersinergi dengan pihak PLN untuk langkah antisipasi berikutnya.

Di akhir keterangannya, pihak rumah sakit menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *