Lubuklinggau — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Lubuklinggau menggelar kegiatan konsultasi kesehatan ibu sekaligus pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) secara gratis.
Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Sidorejo, Selasa (28/04/2026), bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan perempuan.
Mengusung tema “Lindungi Diri, Cegah Kanker Serviks, Ibu Sehat Keluarga Sehat”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kaum perempuan akan pentingnya deteksi dini kanker serviks, yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan wanita.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, khususnya para ibu yang hadir untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis sekaligus mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi dari tenaga medis profesional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau H. Trisko Defriyansa, Kepala Dinas Kesehatan dr. Marlinda Sari, Kepala DPPPAPM Hj. Kunti Maharani, ST, M.T, Kepala DPP KB Deasi Novia, S.Si, Apt., M.K.M, Camat Lubuklinggau Barat II Beny Suanto, Ketua GOW Hj. Mipta Hulummi Rustam, Ketua IBI Devy Riane Sari, A.Md.Keb, Kepala Puskesmas Sidorejo Defi Marlena, S.Kep., Ners, serta Direktur Rumah Sakit Siti Aisyah dr. Ravico.
Sambutan Kepala Puskesmas Sidorejo
Kepala Puskesmas Sidorejo, Defi Marlena, S.Kep., Ners, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, GOW, IBI, dan Puskesmas Sidorejo dapat terus bersinergi dalam menciptakan lebih banyak perempuan yang sehat. Deteksi dini menjadi langkah penting dalam mencegah penyakit, khususnya kanker serviks,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Puskesmas Sidorejo untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik serta mendorong masyarakat, khususnya para ibu, agar lebih peduli terhadap kesehatan diri.
Sambutan Sekda Kota Lubuklinggau
Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau, H. Trisko Defriyansa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan perempuan.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini harus dimaknai melalui kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif, karena tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan IVA merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam mendeteksi dini kanker serviks. Dengan deteksi dini, risiko dapat ditekan sehingga angka kematian akibat penyakit tersebut bisa diminimalisir.
Berdasarkan data Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih berada di kisaran 189 per 100.000 kelahiran hidup, yang tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, setiap tahunnya tercatat lebih dari 36 ribu kasus baru kanker serviks di Indonesia.
“Oleh karena itu, kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, untuk melakukan pemeriksaan secara rutin sangatlah penting. Ibu yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat dan sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Kartini tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesehatan perempuan di Kota Lubuklinggau. (*)












