Reses II : Meski Defisit Anggaran, Siska Novitasari Anggota DPRD Fraksi PKB Pastikan Aspirasi Warga Tetap Diperjuangkan

Berita77 Views

LUBUK LINGGAU– Anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Siska Novitasari, S.M., M.M., menggelar Reses II Perorangan Tahun Sidang 2026 di Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Sabtu (18/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Siska Novitasari yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lubuklinggau Utara I dan Lubuklinggau Utara II menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Lubuklinggau Utara II Heru Saputra Rahman, S.STP., M.AP., Lurah Batu Urip Dicky Zulkarnain, S.STP., Ketua RT 05 Hengky Remora, M.Pd., Ketua RT 01 Robi Sugara, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi kebutuhan prioritas di Kelurahan Batu Urip. Susilawati mengusulkan pembangunan saluran drainase (siring), peningkatan akses jalan lingkungan, serta pemasangan jaringan listrik pada tiang listrik yang hingga kini belum terpasang kabel.

Sementara itu, Ibu Riska menyampaikan harapan agar pemerintah membangun saluran drainase dan pos kamling sebagai upaya meningkatkan keamanan lingkungan serta mencegah terjadinya aksi tawuran di wilayah tersebut.

Aspirasi juga disampaikan Bapak Ahad yang mengusulkan bantuan pembangunan masjid, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), serta pembangunan saluran drainase. Sedangkan Ibu Lisna berharap adanya perbaikan jalan lingkungan, penambahan lampu penerangan jalan, dan pembangunan siring untuk mengatasi genangan air saat musim hujan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Siska Novitasari menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Walaupun saat ini kondisi keuangan daerah sedang mengalami defisit anggaran, saya pastikan seluruh aspirasi masyarakat tetap akan kami tampung dan kami perjuangkan. Mana yang menjadi skala prioritas akan terus kami kawal agar dapat direalisasikan secara bertahap,” ujar Siska.

Ia juga berharap usulan masyarakat yang belum dapat diakomodasi melalui APBD Kota Lubuklinggau dapat memperoleh dukungan pendanaan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami akan terus mengawal setiap aspirasi masyarakat. Semoga nantinya ada peluang melalui anggaran BKBK Provinsi sehingga kebutuhan masyarakat Batu Urip dapat direalisasikan demi meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan warga,” tutupnya.

Reses berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan dialog yang interaktif. Antusiasme warga menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi Kelurahan Batu Urip. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *